Tilongkabila, Berita – Bunda PAUD Bone Bolango Ruwaida Ismet Mile mendorong seluruh Bunda PAUD kecamatan segera membentuk kelompok kerja (Pokja) hingga tingkat kecamatan. Langkah ini dinilai penting agar program penguatan pendidikan anak usia dini memiliki gerak yang lebih terarah dan nyata di lapangan.
Dorongan tersebut disampaikan Ruwaida saat menghadiri Sosialisasi Portal Digital Pijar Bunda PAUD di Galeri Dekranasda Bone Bolango, Kamis (3/9/2026).
Ruwaida mengatakan hampir seluruh Bunda PAUD kecamatan di Bone Bolango telah dilantik. Namun, struktur Pokja Bunda PAUD di tingkat kecamatan masih perlu segera dibentuk dan ditata.
“Saya ingin Bunda PAUD kecamatan segera membentuk Pokja-Pokja Bunda PAUD di tiap kecamatan,” ujar Ruwaida.
Ia mengatakan pembentukan Pokja tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan pelantikan. Ruwaida juga membuka peluang agar kegiatan Bunda PAUD dapat disinergikan dengan agenda Dasawisma maupun kegiatan PKK lainnya.
Menurutnya, pola kegiatan yang terintegrasi akan membuat pelaksanaan program lebih efisien. Selain menghemat waktu, penggabungan agenda juga dapat mengurangi mobilitas yang terlalu sering dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya.
Ruwaida menyebut masih terdapat sejumlah Dasawisma di beberapa kecamatan yang belum dilantik. Karena itu, ia mendorong agar momentum kegiatan Bunda PAUD dapat sekaligus dimanfaatkan untuk mempercepat penguatan kelembagaan di tingkat kecamatan.
“Kalau bisa kita rangkaikan dengan acara Dasawisma, lebih bagus. Tidak membuang-buang waktu dan tenaga,” katanya.
Selain penguatan kelembagaan, Ruwaida juga menyoroti dukungan anggaran untuk kegiatan Bunda PAUD Kabupaten Bone Bolango. Ia menilai anggaran yang tersedia saat ini belum cukup untuk menopang berbagai agenda dan program yang harus dijalankan.
Ruwaida berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan penambahan dukungan anggaran melalui perubahan anggaran maupun pada tahun anggaran berikutnya.
“Kalau boleh, anggaran untuk Bunda PAUD ditambah. Kalau banyak kegiatan, anggaran yang ada sekarang tidak cukup,” ungkapnya.
Ia menegaskan, penguatan Bunda PAUD bukan semata soal dukungan finansial. Yang lebih penting adalah memastikan organisasi tersebut mampu bergerak, berkomunikasi, dan hadir langsung di tengah masyarakat.
Ruwaida berharap seluruh Bunda PAUD kecamatan dapat membangun koordinasi yang lebih solid sehingga program yang dijalankan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terhubung dengan program PKK, Dasawisma, dan agenda pemberdayaan masyarakat lainnya. (Tim Redaksi)














