Tilongkabila, Berita – Palang Merah Indonesia (PMI) terus menunjukkan bahwa kerja kemanusiaan tidak berhenti pada urusan donor darah. Di Bone Bolango, peran PMI ikut terasa ketika warga menghadapi kekeringan hingga situasi kebakaran yang membutuhkan bantuan cepat di lapangan.
Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Bone Bolango Iwan Mustapa saat menjadi pembina apel kerja Pemerintah Kabupaten Bone Bolango yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-81 PMI di Lapangan Alun-Alun, Senin (21/9/2026).
Bagi Sekda Iwan Mustapa, keberadaan PMI justru diuji ketika masyarakat berada dalam situasi sulit. Saat sumber air mengering, PMI ikut bergerak mendistribusikan air bersih. Ketika kebakaran terjadi dan armada pemadam terbatas, PMI kembali mengambil peran membantu kebutuhan air di lokasi kejadian.
“PMI bukan hanya urusan darah. Ketika ada kekeringan, PMI juga hadir. Ketika ada kebakaran, PMI juga membantu,” tegas Iwan.
Ditempat yang sama, Ketua PMI Bone Bolango Ruwaida Ismet Mile mengungkapkan, stok darah di UTD Bone Bolango masih kerap tidak mencukupi permintaan rumah sakit. Tidak jarang keluarga pasien harus mencari donor hingga ke UTD Kota Gorontalo ketika membutuhkan golongan darah tertentu.
Ironisnya, menurut Ruwaida, sebagian pendonor di UTD Kota Gorontalo justru berasal dari Bone Bolango. Sementara pada saat yang sama, stok di UTD Bone Bolango masih kerap kosong.
Kondisi itu yang kemudian mendorong Ruwaida mengajak masyarakat, khususnya kalangan pegawai, membangun kebiasaan donor darah secara rutin. Jika dari ribuan pegawai di Bone Bolango terdapat 100 orang yang rutin mendonorkan darah, kata Ruwaida, jumlah itu sudah berarti bagi masyarakat yang sewaktu-waktu membutuhkan transfusi.
“Bagaimana kalau kita sendiri tidak minta-minta lagi di kota. Kita sendiri dari sini, dari Bone Bolango, yang membantu masyarakat yang membutuhkan darah,” ujarnya.
Menurut Ruwaida, kebutuhan darah tidak mengenal waktu. Salah satunya dapat muncul ketika ibu menjalani proses persalinan dan membutuhkan transfusi.
Karena itu, ia mengajak generasi muda tidak ragu menjadi pendonor. Donor darah, katanya, bukan sesuatu yang perlu ditakuti, tetapi bentuk nyata kepedulian terhadap kehidupan sesama.
“Donor darah itu penting. Donor darah tidak akan membahayakan kita, tetapi akan lebih menyehatkan kita,” katanya.
Upaya memperkuat donor darah juga terus didorong melalui kegiatan TP PKK Bone Bolango. Setiap kegiatan PKK diupayakan dirangkaikan dengan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pemeriksaan golongan darah. (Tim Redaksi)














