Tapa, Berita – Harga bahan pokok di Pasar Rakyat Talumopatu, Kabupaten Bone Bolango, tidak berubah, Jumat (16/10/2026). Namun, stabilitas harga di 39 komoditas yang dipantau itu belum membuat seluruh kebutuhan pangan berada pada harga rendah. Cabai rawit merah masih dijual Rp140.000 per kilogram, sementara daging sapi paha belakang mencapai Rp150.000 per kilogram.
Berdasarkan laporan harian pemantauan harga, tidak satu pun dari 39 komoditas mengalami kenaikan maupun penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan harga bertahan dalam sehari, tetapi sejumlah bahan pangan masih memiliki harga jual yang tinggi.
Di kelompok sayur dan bumbu, cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas yang paling menyita perhatian dengan harga Rp140.000 per kilogram. Cabai merah keriting juga masih dijual Rp110.000 per kilogram. Sementara itu, bawang bombai tercatat Rp45.000, bawang putih honan Rp38.667, dan bawang merah Rp35.000 per kilogram.
Harga daging sapi paha belakang mencapai Rp150.000 per kilogram. Sebagai perbandingan, daging ayam ras karkas dijual Rp33.500 per kilogram, sedangkan telur ayam ras berada di harga Rp30.767 per kilogram. Perbedaan harga ini memperlihatkan variasi biaya yang perlu dipertimbangkan masyarakat saat memilih sumber protein untuk kebutuhan sehari-hari.
Pada komoditas beras, beras Cap IR 64 kategori medium dijual Rp15.000 per kilogram, sedangkan beras SPHP Bulog Rp12.000 per kilogram. Untuk minyak goreng, harga kemasan premium tercatat Rp24.000 per liter, minyak goreng curah Rp19.000 per liter, dan Minyakita Rp15.700 per liter.
Kebutuhan dapur lainnya juga tercatat tanpa perubahan. Gula pasir curah dijual Rp19.000 per kilogram, tepung terigu Rp13.000 per kilogram, dan garam halus Rp11.000 per kilogram. Mi instan dijual Rp3.500 per bungkus, sementara susu kental manis kemasan 370 gram tercatat Rp13.000.
Di kelompok hasil laut, ikan teri dijual Rp110.000 per kilogram, udang basah Rp65.000 per kilogram, dan ikan tongkol Rp30.000 per kilogram. Untuk sayuran dan buah, pisang lokal, kangkung, ketimun sedang, kacang panjang, serta ketela pohon masing-masing tercatat Rp10.000 per kilogram. Tomat, jeruk lokal, dan sawi hijau dijual Rp15.000 per kilogram, sedangkan kentang sedang mencapai Rp25.000 per kilogram.
Data tersebut memberikan dua gambaran kondisi pasar pada hari pemantauan bahwa tidak ada perubahan harga harian, tetapi sejumlah komoditas masih dijual dengan harga relatif tinggi. Karena itu, stabilitas harga perlu dibaca bersama tingkat harga masing-masing bahan pangan, bukan hanya dari ada atau tidaknya kenaikan. (Tim Redaksi)













