Kota Gorontalo, Berita – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango membuktikan konsistensinya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan menorehkan prestasi sebagai terbaik I se-Provinsi Gorontalo dalam Jamsostek Award Tahun 2026.
Prestasi tersebut sekaligus membawa Bone Bolango berhak memperoleh 1 unit sepeda motor sebagai apresiasi atas capaian terbaik dalam penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan di tingkat Provinsi Gorontalo.
Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, dalam ajang Jamsostek Award Provinsi Gorontalo Tahun 2026 yang berlangsung di Azlea Convention Center Gorontalo, Sabtu (5/9/2026) malam.
Bagi Iwan, penghargaan tersebut bukan sekadar soal trofi maupun hadiah. Lebih jauh, capaian itu menjadi pengakuan atas upaya pemerintah daerah yang selama delapan tahun terakhir secara konsisten menjaga sekaligus memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat.
“Ini adalah salah satu program prioritas pemerintah daerah dalam memberikan jaminan perlindungan ketenagakerjaan untuk seluruh masyarakat Bone Bolango,” ujar Iwan.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin perlindungan ketenagakerjaan hanya dinikmati pekerja formal. Perluasan kepesertaan terus diarahkan kepada pekerja mandiri dan pekerja bukan penerima upah, terutama mereka yang bekerja di sektor informal.
Untuk kelompok tersebut, pemerintah memberikan dukungan melalui APBD. Sementara dunia usaha didorong memenuhi kewajibannya memberikan perlindungan kepada setiap tenaga kerja yang mereka pekerjakan.
Iwan mengungkapkan, anggota yang berada di bawah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), termasuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa, juga didorong menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Jumlahnya kini mendekati 600 orang.
Yang menarik, Bone Bolango juga mulai membangun pola gotong royong baru melalui keterlibatan ASN yang didorong ikut membayarkan premi jaminan sosial ketenagakerjaan bagi kerabat, tetangga, maupun masyarakat di sekitar mereka yang dinilai rentan dan kurang mampu.
Untuk pimpinan organisasi perangkat daerah, misalnya, partisipasi diarahkan untuk memberikan perlindungan kepada lima orang. Pola tersebut kemudian terus diperluas kepada pejabat administrasi dan unsur ASN lainnya.
Dengan demikian, perlindungan sosial tidak hanya bergerak melalui APBD, tetapi juga melalui kepedulian masyarakat dan dunia usaha.
“Ini sebenarnya tidak semata-mata karena penghargaan, karena ini adalah bagian penting untuk mensejahterakan masyarakat,” tegas Iwan.
Menurutnya, capaian sebagai terbaik I se-Provinsi Gorontalo justru menjadi pemacu untuk tidak berhenti. Pemerintah daerah akan terus memperluas kepesertaan, terutama bagi kelompok masyarakat yang selama ini rentan terhadap risiko sosial dan ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun kehilangan penghasilan.
Iwan menegaskan, perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu program prioritas Bupati Bone Bolango Ismet Mile bersama Wakil Bupati Risman Tolingguhu.
“Ini program prioritas Pak Bupati Ismet Mile dan Pak Wakil Bupati Risman Tolingguhu untuk terus kita perluas dan terus kita jaga cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya. (Tim Redaksi)













